cara membuat nutrisi hidroponik murah | PUPUK HANTU MULTIGUNA cara membuat nutrisi hidroponik murah ~ PUPUK HANTU MULTIGUNA

Jumat, 22 September 2017

cara membuat nutrisi hidroponik murah

Cara sederhana meramu nutrisi untuk tanaman hidroponik



Punya hobi bercocok tanam, tapi ga punya cukup lahan ? tanam di pot saja. Tidak stabil pertumbuhannya? Nah, kalau kamu punya masalah seperti ini, pilihlah sistem hidroponik selain hemat lahan dan praktis  (bisa ditanam vertikal) juga menjamin kestabilan tumbuh tanaman sepanjang aliran nutrisi masih berjalan. Dan kalau punya lahan cukup untuk skala besar, bisa jadi lahan bisnis yang menjanjikan. Tapi kalau sekedar menyalurkan hasrat dan hobi bercocok tanam, setidaknya dapat menghemat pengeluaran belanja sayuran atau lauk pauk saat panen tiba dan menjadikan pekarangan menjadi lebih hijau dan udara sekitar rumah menjadi kaya oksigen. Disamping itu, Allah menjanjikan pahal yang melimpah bagi mereka yang mau bercocok tanam. Rasanya itu sudah cukup menghibur bukan? Jadi mau tunggu apalagi?

Memang, kendala pertama dan utama yang sering muncul pada sistem hidroponik ini adalah ketersediaan larutan hidroponik yang agak rumit dalam komposisi kimianya, alih-alih tanaman jadi subur malah mati keracunan karena takaran nutrisi tidak pas (ga segitunya kalee....). Nah, untuk mengganti larutan nutrisi kimiawi tersebut kita bisa menggantinya dengan nutrisi cair dari pupuk organik, atau pupuk kandang yang terlarut. Petunjuk meramu pupuk organik cair bisa dilihat di catatan lain ya. Sekarang saya share bagaimana cara meramu nutrisi bagi tanaman dengan teknik hidroponik.

Yang perlu kita ketahui adalah nama bahan pupuk/kimia dan kandungannya, sebab ada beberapa kandungan yang tidak sama, sehingga akan merubah komposisi larutan nutrisi, ini akan membuat pupuk yg dibuat tidak optimal.

Pupuk hidroponik juga bisa dibeli yang sudah siap pakai, ini memudahkan dalam aplikasi, sebab kalau kita mau buat sendiri perlu beberapa invest alat dan bahan-bahan pupuk atau kima yang harus kita beli.



Pupuk hidroponik biasa konsentrasi larutan dengan ppm (part per million), atau mg/l (mili gram per liter).
1 ppm = 1 mg/L = 1 g/1.000 L

Lebih lanjut lagi kita juga harus mengerti tentang berat atom setipa unsur, ini penting untuk orang yang mau memperdalam perhitungan nutrisi hidrponik.
Ramuan/rumus kandungan nutrisi hidroponik (dalam mg/L) minimal sbb:
Makro element:
Nitrogen -Nitrate (N/NO3) : 200
Nitrogen-Amonium (N/NH4) : 20
Kalsium (Ca) : 200
Fospor (P) : 50
Magnesium (Mg) : 40
Sulfur (S) : 117Mikro element:
Besi (Fe) : 2
Boron (B) : 0.5
Mangan (Mn) : 0.5
Kopper (Cu) : 0.1
Molibdenum (NaMo) : 0.05

Nah, bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan pupuk agar sesuai dengan komposisi tersebut diatas, kami contohkan sbb :
Misalkan kita beli Calsium Nitrtae, Ca(NO3)2.4H2O dengan kandungan Kalsium nitra : 19% kalsium dan 14.5% nitrate.
Kita perlu kalsium : 200 mg/L.
200 mg/L x 100/19 = 1.052,6 mg/L Kalsium Nitrtate.
begitu seterusnya dengan bahan pupuk yang lain juga.


Secara sederhana, Bahan dan cara pembuatan Nutrisi Hidroponik bisa mengikuti takaran yang biasa digunakan.
Bahan :
Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.

Peralatan :
Ember ber Volume 20 Liter.
Drum plastik ber volume 100 liter
Timbangan digital
Alat pengaduk
Air sumur,  air sungai,
Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

Cara membuat :
Masukkan semua bahan yang telah ditimbang kedalam ember volume 20 liter.
Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal – tidak ada endapan
Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh( mencapai volume 100 liter.
Larutan Nutrisi siap digunakan.



Aplikasi :
Aplikasi larutan nutrisi kimia yang telah dibuat di atas bergantung pada jenis tanaman dan fase pertumbuhannya.
Sebagai contoh pada fase pertumbuhan vegetatif tanaman mentimun, tomat, dan terong perlu penambahan pupuk Urea. Jenis pupuk Gandasil yang digunakan adalah Gandasil D, untuk pupuk Growmore – berwarna biru muda. Sementara untuk tanaman cabe komposisi tersebut diatas sudah sesuai.



Pada saat tanaman memasuki fase pertumbuhan generatif , komposisi pupuk  Urea dikurangi sampai 50 % sehingga tinggal 500g. Sebaliknya komposisi pupuk NPK ditambah sampai 50 % hingga menjadi 1500g. Sementara untuk jenis pupuk Gandasil digunakan Gandasil-B, Growmore – berwarna merah jambu hingga tanaman berbuah sampai priode akhir.


Semoga bermanfaat ya teman-teman. Memang setiap yang membuat pupuk cair biasanya memiliki takaran dan komposisi yang berbeda-beda, sesuai kebutuhan dan kondisi geografis wilayahnya.


Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda ,Mau ?  KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India