PUPUK HANTU MULTIGUNA PUPUK HANTU MULTIGUNA: Jenis Pupuk
Tampilkan postingan dengan label Jenis Pupuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Pupuk. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2018

Pupuk hantu adalah

Pupuk hantu adalah pupuk cair organik yg bahannya setabil dan  tepat buat kebutuhan tanaman. Kualitas yg dihasilkan tentu banyak sekali membantu buat mendorong tanaman tumbuh serta berbuah lebat. Kandungan hormon pengatur tumbuh memiliki kandungan 17 asam amino dan  nutrisi vitamin a, d, e, k kompleks. Tetapi buat pembuatanya kini   dibatasi anda mampu memberikan kandungan yg memiliki unsur mirip pada bawah ini.

Pupuk hantu adalah
Pupuk hantu adalah
Kandungan Hormon: GA3, GA5, GA7, AUKSIN IAA, Kinetin, Zeatin
Kandungan lengkap Hara Makro/ Mikro: C-Organik, N, P, K, Na, Mg, Cu, Fe, Mn, Zn, Co, Cd, Pb.
Disertai 17 Asam Amino: Asam Aspartat, Asam Glutamat, Serin, Glisin, Histidin, Arginin, Threonin, Alanin, Prolin, Tirosin, Valin, Methionin, Sistin, Isoleusin, Leusin, Phenilalanin, Lisin.

Unsur unsur lengkap ini yang membuat tanaman / ternak/ ikan anda semakin sehat segar memuaskan hasilnya

Kita lihat kegunaan yang mampu dilakukan sang pupuk hantu :

Daun: jadi lebat, keras, padat, lebar, tebal, berisi, serta mengkilap. Muncul warna aslinya serta tidak mudah rontok
Btg: meningkatkan kecepatan perkembangan btg pada melakukan pembelahan sel, sehingga cepat besar , kokoh, serta berurat.
Bunga: bunga akan cepat keluar, kuncup pada setiap pori pembungaan serta tidak mudah gugur.
Butah: mempercepat putik bunga jadi buah.  jadi lebih padat, akbar, dan  berisi. Buah semakin enak dan  beraroma.
Akar: meningkatkan kecepatan pertumbuhan akar baru serta kokoh.

Cara pemakaian zpt hantu serta npk jagotani:

1. Sayur-mayur
Misal: tomat, terong, gambas, buncis, cabai, bawang, kacang panjang, seledri, dll
Takaran: 2 cc, campur 1 lt air, lalu kocok/ kocok
Frekuensi: tiap 10 hari
Cara: semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging

2. Buah batang merambat
Misal: anggur, berry, semangka, melon, mentimun, dll
Dosis: 2 cc, campur 1 lt air, lalu mixer/ campurkan dan kocok
Frekuensi: tiap 10 hari pada bulan pertama, tiap 20 hari di bulan selanjutnya
Cara: semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging

3. Buah btg keras
Misal: rambutan, jambu, jeruk, durian, belimbing, mangga, apel, dll
Dosis: 5 cc, campur 1 lt air, kemudian aduk rata/ kocok
Frekuensi: tiap 15 hari pada bulan pertama, tiap 20 hari pada bulan selanjutnya
Cara: (1) semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging, (2) lukai btg tumbuhan hingga kambium kemudian kuaskan pupuknya

4. Palawija, padi, umbi
Misal: kacang hijau, kedelai, padi, jagung, ubi jalar, singkong, kacang tanah, dll
Takaran: 2 cc, campur 1 lt air, kemudian mixer/ aduk
Frekuensi: tiap 10 hari pada bulan pertama, tiap 20 hari di bulan selanjutnya
Cara: semprot pengkabutan (buat padi: selama berbunga sampai selesai atau bulir padi merunduk jangan disemprot. Bila sehabis terselesaikan berbunga, baru disemprot lagi).

5. Tanaman hias
Misal: buat semua jenis tumbuhan hias
Dosis: dua ml/cc, campur 1 lt air, kemudian mixer/ aduk rata
Frekuensi: tiap 10 hari
Cara: (1) semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging, (dua) lukai batang tumbuhan hingga kambium kemudian kuaskan pupuknya.

6. Perkebunan
Misal: cengkeh, coklat (cacao), kopi, teh, dll
Dosis: 4 cc, campur 1 lt air, kemudian aduk rata/ mixer
Frekuensi: tiap 15 hari di bulan pertama, tiap 30 hari pada bulan selanjutnya
Cara: semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging

7. Spesifik
Buat kelapa serta kelapa sawit
Takaran: 6 cc, campur 1 lt air, lalu kocok/ mixer
Frekuensi: tiap bulan
Cara: (1) semprot dikabutkan (mist spray) atau fogging, (2)kocorkan/ siram pada tanah sekeliling tumbuhan.


Sekarang Jadilah Petani yang sukses Selanjutnya ... Dengan Miliki Pupuk Yang Tepat

Apakah ingin tanaman hias anda sehat dan segar ?
Apakah ingin tanaman kebun anda semakin wow hasil panennya ?
Apakah ternak anda ingin besar, sehat dan banyak anakan ?
Apakah tambak ikan anda ingin dapatkan memuaskan hasilnya ?
Apakah Anda ingin pokok sawit anda sehat, berbuah besar dan panen dimusim apapun ?
Apakah Anda Ingin menaikkan pendapatan Hasil Panen Sawit Lahan Anda/anggota koperasi/ plasma anda ? 
Lebih Hemat pupuk makro/kimia  

Pasti Jawaban anda ingin .. Ya ... 

kini saat nya ikuti teknologi terbaru dipakai ribuan petani Indonesia

Bayangkan Anda Menjadi Petani Yang Sukses Makmur di negaranya 



Jumat, 06 Oktober 2017

CARA MEMBUAT EM4 SENDIRI

CARA MEMBUAT EM4 SENDIRI

EM4 (Efective Microorganism) yang terdiri dari 1.Lactobacilus 2.Sacharomyces 3.Acetobacter 4.Bacilus yang berfungsi sebagai starter mikroorganisme pada proses dekomposer, EM4 menjadi begitu penting dalam dunia pertanian organik. Jika kita harus membeli terus EM4 tersebut maka ini adalah pemborosan, padahal ada berbagai cara untuk membuat EM4 sendiri dengan harga bahan baku yang sangat murah. Salah satu caranya adalah sebagai berikut:
 
BAHAN:
  1. Pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg
  2. Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg
  3. Nanas matang atau kulitnya 0,5 kg
  4. Kacang panjang segar 0,25 kg
  5. Kangkung segar 0,25 kg
  6. Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg
  7. Gula pasir 1 kg
  8. Air tuak dari nira 0,5 liter
CARA PEMBUATAN:
  1. Pepaya, pisang, nanas, kacang panjang, kangkung dan batang pisang muda dihancurkan hingga ukuran menjadi agak halus. Buah harus yang sudah matang atau dapat juga digunakan kulit buah yang tidak dimakan.
  2. Setelah dihancurkan, campuran bahan tersebut dimasukkan dalam ember.
  3. Campurkan gula pasir dan tuak dalam ember tadi dan aduk hingga rata.
  4. Wadah ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari
  5. Setelah 7 hari larutan yang dihasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis.
  6. Larutan tersebut disaring dan dimasukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Larutan tersebut adalah EM4 yang siap digunakan dan dapat bertahan hingga 6 bulan.
  7. Ampas dari hasil penyaringan larutan bisa digunakan sebagai pupuk kompos.
Selamat mencoba !!!


Minggu, 01 Oktober 2017

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN KAMBING

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN KAMBING

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM SEMOGA BERMANFAAT UNTUK PENGETAHUAN BUDIDAYA ANDA.

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN KAMBING

Pengolahan bahan organik/limbah kandang biasanya melihat kondisi kandungan air pada kotoran ternak, jika kotoran ternak pada kondisi basah bahan decomposer sebaiknya menggunakan decomposer padat/tepung, ditambah bahan limbah organik lain (abu, sekam, dolomit, sersah tanaman) agar kelembaban bahan organik dengan kadar air 40%.  Sedangkan bila kondisi kotoran ternak kering bisa meggunakan decomposer cair yang dilarutkan pada air kemudian disiramkan sekaligus untuk tujuan mengatur kelembaban dengan kadar air 40%.   Teknologi pembuatan pupuk organik dari limbah kandang atau kotoran ternak juga telah banyak dihasilkan dengan berbagai cara pengolahan. Berikut adalah salah satu cara pengolahan pupuk organik dari bahan organik kotoran atau limbah kandang ternak kambing.  

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DARI KOTORAN KAMBING BAHAN :
  1. 1 ton kotoran kambing
  2. 200 kg kapur pertanian (Dolomit)
  3. 200 kg abu sekam
  4. 4 kg primadec (decomposer)
  5.  6 kg pupuk SP-36
Alat :
  1. Cangkul
  2. Terpal
  3. Ember
Tahapan pembuatan Pupuk Organik Padat (POP)  Kotoran Kambing
  1. Siapkan tempat atau hamparan yang ternaungi dan jika hujan tempat tersebut tidak tergenang air.
  2. Lakukan proses pencampuran bahan, agar mudah dan merata bisa dilakukan dengan cara membuat lapisan-lapisan.
  3. Pembuatan lapisan dengan cara menghamparkan kotoran kambing dan sersah bahan organik lain setebal kurang lebih 30 cm dan taburkan dolomit, abu dan decomposer secukupnya.
  4. Kemudian siapkan pupuk SP-36 secukupnya dari dosis yang ditetapkan yang dilarutkan dalam air kemudian disirampkan pada lapisan tersebut hingga kadar air mencapai 40%. Atau bisa diukur dengan cara diremas dengan tangan air tidak meneteskan atau  bahan organik tidak pecah saat genggaman tangan dibuka.
  5. Buat lapisan berikutnya hingga semua bahan habis, kemudian lapisan tersebut dicangkul dari salah satu sisi searah hingga menimbulkan timbunan baru.
  6. Lakukan lagi kearah kebalikannya, kemudian ditimbun atau dibuat gunungan sebesar lebar terpal penutup. 
  7. Timbunan ditutup rapat dengan terpal dan bagian pinggir terpal diberi beban sehingga jika ada angin terpal tidak terbuka.
  8. Diamkan selama 1 minggu, setelah satu minggu terpal dibuka dan timbunan diaduk untuk tujuan pemberian airasi pada proses pengomposan. Proses pengomposan yang berhasil akan timbul panas dan dapat dirasakan saat pembongkaran gundukan.
Cara aplikasi pada tanaman :Aplikasi pupuk organik untuk tanaman musiman dapat dilakukan bersamaan saat pengolahan lahan, Pemupukan pada tanaman tahunan, sebaiknya dibenam pada bagian ujung perakaran, dan setiap tanaman umumnya memiliki ujung perakaran berada tepat dibawah daun paling ujung dari tanaman tersebut. Semakin banyak pupuk organik diberikan semakin meningkat kesuburan tahan.


Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda ,Mau ?  KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...


Sabtu, 23 September 2017

100% Pupuk Organik. Mau tahu rahasia pembuatannya?

100% Pupuk Organik. Mau tahu rahasia pembuatannya?

100% Pupuk Organik. Mau tahu rahasia pembuatannya?


Secara singkat bisa  pupuk organik cair adalah pupuk berfasa cair yang dibuat dari bahan-bahan organik melalui proses pengomposan.
Mengapa harus ditekankan demikian? Karena kami berpandangan pupuk organik tidak hanya mempunyai fungsi sebagai penyedia hara, melainkan juga berfungsi memperbaiki lingkungan sekitar tanaman, baik secara fisik, kimia, maupun biologi. Oleh karena itu pupuk organik bukan sekedar dibuat dari bahan-bahan organik, tetapi juga harus berkerja secara organis juga pada tanaman. Agar bisa dibedakan dengan pupuk organik cair yang banyak beredar dipasaran. Dimana pupuk tersebut dibuat dari bahan organik tetapi pembuatannya tidak melibatkan proses dekomposisi biologi, tetapi lebih menggunakan proses fisik, seperti pemanasan, ekstraksi, penguapan dan lain-lain.

Terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Pertama adalah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh beda dengan pupuk organik padat, hanya saja wujudnya berupa cairan. Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.

Pupuk cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.
Kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh karena itu, sifat dan karakteristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air. Tulisan ini bermaksud untuk membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.

 

Sifat dan karakteristik pupuk organik cair
Pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman.

Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik). Pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.

Pemberian pupuk organik cair lewat daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai overdosis, karena bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Setiap tanaman mempunyai kapasitas dalam menyerap nutrisi sebagai makanannya. Secara teoritik, tanaman hanya sanggup menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2% per hari. Pada daun, meskipun kami belum menemukan angka persisnya, bisa diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 2%. Oleh karena itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu.

Karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organik cair sebaiknya kaya akan unsur hara mikro. Sementara unsur hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organik cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih. Untuk mendapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk.



Cara membuat pupuk organik cair
  • Siapkan bahan-bahan berikut: 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya.
  • Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.
  • Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.
  • Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.
  • Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.
  • Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.
  • Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.
  • Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.
  • Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.



Penggunaan pupuk organik cair

Pupuk organik cair diaplikasikan pada daun, bunga atau batang. Caranya dengan mengencerkan pupuk dengan air bersih terlebih dahulu kemudian disemprotkan pada tanaman. Kepekatan pupuk organik cair yang akan disemprotkan tidak boleh lebih dari 2%. Pada kebanyakan produk, pengenceran dilakukan hingga seratus kalinya. Artinya, setiap 1 liter pupuk diencerkan dengan 100 liter air.

Untuk merangsang pertumbuhan daun, pupuk organik cair bisa disemprotkan pada tanaman yang baru bertunas. Sedangkan untuk menghasilkan buah, biji atau umbi, pupuk disemprotkan saat perubahan fase tanaman dari vegetatif ke generatif. Bisa disemprotkan langsung pada bunga ataupun pada batang dan daun. Setiap penyemprotan hendaknya dilakukan dengan interval waktu satu minggu jika musim kering atau 3 hari sekali pada musim hujan. Namun dosis ini harus disesuaikan lagi dengan jenis tanaman yang akan disemprot.
Pada kasus pemupukan untuk pertumbuhan daun, gunakan pupuk organik cair yang banyak mengandung nitrogen. Caranya adalah dengan membuat pupuk dari bahan baku kaya nitrogen seperti kotoran ayam, hijauan dan jerami. Sedangkan pada kasus pemupukan untuk pertumbuhan buah, gunakan bahan baku pupuk yang kaya kalium dan fosfor, seperti kotoran kambing, kotoran sapi, sekam padi dan dedak. Kandungan setiap jenis material organik bisa dilihat di tabel berikut.

Secara sederhana bisa dikatakan, untuk membuat pupuk perangsang daun gunakan sumber bahan organik dari jenis daun-daunan. Sedangkan untuk membuat pupuk perangsang buah gunakan bahan organik dari sisa limbah buah seperti sekam padi atau kulit buah-buahan.

Cari Diskon Gede Lewat Handphone Anda , MAU ? klik dan Install Sekarang !

Jumat, 22 September 2017

cara membuat nutrisi hidroponik murah

Cara sederhana meramu nutrisi untuk tanaman hidroponik



Punya hobi bercocok tanam, tapi ga punya cukup lahan ? tanam di pot saja. Tidak stabil pertumbuhannya? Nah, kalau kamu punya masalah seperti ini, pilihlah sistem hidroponik selain hemat lahan dan praktis  (bisa ditanam vertikal) juga menjamin kestabilan tumbuh tanaman sepanjang aliran nutrisi masih berjalan. Dan kalau punya lahan cukup untuk skala besar, bisa jadi lahan bisnis yang menjanjikan. Tapi kalau sekedar menyalurkan hasrat dan hobi bercocok tanam, setidaknya dapat menghemat pengeluaran belanja sayuran atau lauk pauk saat panen tiba dan menjadikan pekarangan menjadi lebih hijau dan udara sekitar rumah menjadi kaya oksigen. Disamping itu, Allah menjanjikan pahal yang melimpah bagi mereka yang mau bercocok tanam. Rasanya itu sudah cukup menghibur bukan? Jadi mau tunggu apalagi?

Memang, kendala pertama dan utama yang sering muncul pada sistem hidroponik ini adalah ketersediaan larutan hidroponik yang agak rumit dalam komposisi kimianya, alih-alih tanaman jadi subur malah mati keracunan karena takaran nutrisi tidak pas (ga segitunya kalee....). Nah, untuk mengganti larutan nutrisi kimiawi tersebut kita bisa menggantinya dengan nutrisi cair dari pupuk organik, atau pupuk kandang yang terlarut. Petunjuk meramu pupuk organik cair bisa dilihat di catatan lain ya. Sekarang saya share bagaimana cara meramu nutrisi bagi tanaman dengan teknik hidroponik.

Yang perlu kita ketahui adalah nama bahan pupuk/kimia dan kandungannya, sebab ada beberapa kandungan yang tidak sama, sehingga akan merubah komposisi larutan nutrisi, ini akan membuat pupuk yg dibuat tidak optimal.

Pupuk hidroponik juga bisa dibeli yang sudah siap pakai, ini memudahkan dalam aplikasi, sebab kalau kita mau buat sendiri perlu beberapa invest alat dan bahan-bahan pupuk atau kima yang harus kita beli.



Pupuk hidroponik biasa konsentrasi larutan dengan ppm (part per million), atau mg/l (mili gram per liter).
1 ppm = 1 mg/L = 1 g/1.000 L

Lebih lanjut lagi kita juga harus mengerti tentang berat atom setipa unsur, ini penting untuk orang yang mau memperdalam perhitungan nutrisi hidrponik.
Ramuan/rumus kandungan nutrisi hidroponik (dalam mg/L) minimal sbb:
Makro element:
Nitrogen -Nitrate (N/NO3) : 200
Nitrogen-Amonium (N/NH4) : 20
Kalsium (Ca) : 200
Fospor (P) : 50
Magnesium (Mg) : 40
Sulfur (S) : 117Mikro element:
Besi (Fe) : 2
Boron (B) : 0.5
Mangan (Mn) : 0.5
Kopper (Cu) : 0.1
Molibdenum (NaMo) : 0.05

Nah, bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan pupuk agar sesuai dengan komposisi tersebut diatas, kami contohkan sbb :
Misalkan kita beli Calsium Nitrtae, Ca(NO3)2.4H2O dengan kandungan Kalsium nitra : 19% kalsium dan 14.5% nitrate.
Kita perlu kalsium : 200 mg/L.
200 mg/L x 100/19 = 1.052,6 mg/L Kalsium Nitrtate.
begitu seterusnya dengan bahan pupuk yang lain juga.


Secara sederhana, Bahan dan cara pembuatan Nutrisi Hidroponik bisa mengikuti takaran yang biasa digunakan.
Bahan :
Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.

Peralatan :
Ember ber Volume 20 Liter.
Drum plastik ber volume 100 liter
Timbangan digital
Alat pengaduk
Air sumur,  air sungai,
Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

Cara membuat :
Masukkan semua bahan yang telah ditimbang kedalam ember volume 20 liter.
Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal – tidak ada endapan
Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh( mencapai volume 100 liter.
Larutan Nutrisi siap digunakan.



Aplikasi :
Aplikasi larutan nutrisi kimia yang telah dibuat di atas bergantung pada jenis tanaman dan fase pertumbuhannya.
Sebagai contoh pada fase pertumbuhan vegetatif tanaman mentimun, tomat, dan terong perlu penambahan pupuk Urea. Jenis pupuk Gandasil yang digunakan adalah Gandasil D, untuk pupuk Growmore – berwarna biru muda. Sementara untuk tanaman cabe komposisi tersebut diatas sudah sesuai.



Pada saat tanaman memasuki fase pertumbuhan generatif , komposisi pupuk  Urea dikurangi sampai 50 % sehingga tinggal 500g. Sebaliknya komposisi pupuk NPK ditambah sampai 50 % hingga menjadi 1500g. Sementara untuk jenis pupuk Gandasil digunakan Gandasil-B, Growmore – berwarna merah jambu hingga tanaman berbuah sampai priode akhir.


Semoga bermanfaat ya teman-teman. Memang setiap yang membuat pupuk cair biasanya memiliki takaran dan komposisi yang berbeda-beda, sesuai kebutuhan dan kondisi geografis wilayahnya.


Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda ,Mau ?  KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...

Jumat, 15 September 2017

cara membuat pupuk organik cair Nitrogen Tinggi

cara membuat pupuk organik cair, Polemik mengenai pupuk kimia sintetis (baca : urea) yang sebentar lagi akan dicabut subsidinya dan saat ini di beberapa wilayah harga pupuk urea sudah mulai merangkak naik, sangat perlu untuk disikapi secara arif bagi para sahabat tani.  Dampak positif dan negatif  dari suatu kebijakan pasti akan muncul, namun jika dampak positif lebih banyak diterima oleh para petani, maka perlu kebijakan tersebut didukung sepenuhnya.

Nah, untuk persiapan pencabutan subsidi pupuk kimia sintetis, mari kita bagikan Teknik membuat Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi.  Bahan cukup mudah diperoleh, murah dan mujarab dalam hasil aplikasinya, karena bisa menghemat pemakaian pupuk kimia sintetis (urea) 35%. Yuk kita simak dan praktekan!

N (Nitrogen) dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, umumnya menjadi faktor pembatas pada tanah-tanah yang tidak dipupuk.  N berperan dalam mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman mencakup tinggi tanaman, jumlah anakan, cabang, dan ranting. N juga membuat tanaman lebih hijau segar, karena banyak mengandung butir hijau daun. Unsur N juga merupakan bahan penyusun klorofil daun, protein, dan lemak, menambah kandungan protein tanaman.

Kekurangan unsur N berakibat daun tanaman menjadi hijau pucat kekuningan sampai menguning seluruhnya, pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil. Sebaliknya kelebihan N akan merangsang pertumbuhan vegetatif, laju fotosintesis tinggi, penggunaan CH2O juga tinggi,  akibatnya menghambat kematangan tanaman, jaringan menjadi sukulen, tanaman rebah, mudah terserang penyakit.

Bentuk N yang diserap tanaman
  1. Bentuk NH3 (amoniak) diserap oleh daun dari udara atau dilepaskan dari daun ke udara, jumlahnya tergantung konsentrasi di udara.
  2. Sebagian besar N diambil akar dalam bentuk  anorganik yaitu NH4+ (ammonium) dan NO3- (nitrat). Jumlahnya tergantung kondisi tanah, nitrat  lebih banyak terbentuk jika tanah hangat, lembab dan aerasi baik. Penyerapan NH4+ lebih banyak terjadi pada pH tanah netral, sedangkan NO3- pada pH rendah. Senyawa NO3- umumnya bergerak menuju akar karena aliran masa, senyawa NH4+ bersifat tidak mobil, gerakan disebabkan oleh difusi juga aliran masa.


Mari kita langsung mulai meracik!

Bahan-bahan:
1.    Air “bersih“ 1 liter
2.    Akar kacang tanah/kedelai sebanyak 9 kg
3.    Daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) lihat gambar sebanyak 9 kg
4.    Daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata)  lihat gambar sebanyak 9 kg
5.    Nanas matang/busuk sebanyak 1 buah
6.    Air kelapa sebanyak 13 liter
7.    Urine sapi/kerbau/kambing/kelinci/manusia sebanyak 99 liter
8.    Mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir sebanyak  300 gram
9.    Bioactivator/starter/Ragi kompos sebanyak 1 buah




Alat

  1. Drum plastik kapasitas 200 liter dan penutupnya
  2. Parang tajam untuk mencacah bahan
  3. Kayu pengaduk

Cara Pembuatan
  1. Itikadkan di dalam hati sanubari kepada Sang Pencipta Alam Semesta bahwa niat kita adalah semata untuk memuliakan tanah/lahan bumi pertiwi [khidmat dalam hati] dan hembuskan nafas kita pada air “bersih” 1 liter.  Siramkan/cipratkan pada semua bahan-bahan yang sudah tersedia sampai air “bersih”  habis.
  2. Cacah akar kacang tanah/kedelai sampai kecil, demikian pula untuk daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides),  juga untuk daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata).  Lumatkan buah nanas matang/busuk.
  3. Encerkan bioactivator/starter/ragi kompos  dengan menggunakan air kelapa, dan masukan ke dalam drum plastik tambahkan mollase/gula jawa/gula aren/gula pasir sebanyak 300 gram, aduk agar homogen. Tuangkan nanas yang telah dilumat [aduk kembali],  masukkan akar kacang tanah/kedelai dan daun bandotan/wedusan (Ageratum conyzoides) dan terakhir daun marenggo/kapal terbang (Chromolaena odorata), tambahkan   urine sapi/kerbau/kambing/ kelinci/manusia sambil tetap diaduk-aduk sampai homogen.
  4. Tutup drum plastik tersebut dan biarkan selama 3 minggu, dengan catatan setiap 3 hari sekali dibuka dan diaduk-aduk sekitar 9 menit untuk kemudian tutup kembali demikian seterusnya sampai 3 minggu lamanya.
  5. Alhamdullilah, selesai sudah ramuan Pupuk Organik Cair berbasis Nitrogen Tinggi sebanyak ± 113 liter. Untuk aplikasi saring ramuan tersebut agar mendapatkan cairannya. Untuk ampasnya Jangan Dibuang karena bisa kita gunakan untuk membuat Pupuk Organik Pasta/Kocor pada tanaman sayuran!.

Aplikasi:
  1. Sebelum aplikasi selalu “itikad kan” doa berniat untuk memuliakan lahan/tanah/bumi pertiwi kepada Nya.
  2. Digunakan sebagai pupuk dasar pada saat pengolahan lahan/membajak/traktor dengan dosis 15 liter POC basis N tinggi dicampur air secukupnya dan disiramkan ke lahan secara merata.
  3. Sebagai pupuk susulan pada pertanaman padi, aplikasikan pada 7 HST [hari setelah tanam] dengan dosis 1 liter POC basis N Tinggi dalam 15 liter air [tangki sprayer]. Ulangi setiap 7-10 hari sekali sampai menjelang tanaman mau berbunga.


Catatan:

Pengalaman mereka yang sudah mencoba resep ini dalam membuat dan mempraktekan pembuatan pupuk organik cair beranalisis N tinggi, dapat menghemat penggunaan pupuk kimia sintetis [baca: urea]  kurang lebih sekitar 35%. Beberapa praktek lebih dari prosentase tersebut, namun sebetulnya lebih kepada sejarah lahan itu sendiri (normalnya penambahan Pupuk Organik Padat adalah 10 s.d. 25 ton per hektar, bisa ditambahkan tiap 2 ton per musim tanam)

Selamat mencoba, semoga Allah meridhoi usaha para sahabat petani dalam memuliakan kehidupan petani dengan mengajak bertani dengan hati.











Sabtu, 09 September 2017

Cara Membuat Pupuk Organik Majemuk Lengkap

Cara Membuat Pupuk Organik Majemuk Lengkap

I. Bahan membuat pupuk organik majemuk lengkap  2 ton matrtial

- Kotoran ternak                      :  36 karung atau gerobak
- Abu sekam                            :  sama banyak ( sda )
- Dedak halus (bekatul)             : 400 kilogram
- NT.45 Seri P                           : 4 liter
- Termometer panjang              : 2 buah

II. Peralatan

- Cangkul - Skop - Ember - Plastik tebal atau terpal

III. Cara pengolahan

1. Tebarkan abu sekam merata  kurang lebih 10 - 15 cm
2. Lapiskan kotoran ternak kurang lebih 10 - 15 cm
3. Tebarkan dedak halus
4. Aduk merata
5. Beri bakteri NT 45 Seri P (dimasukkan ke dalam baskom/ember bersama air tanah lalu disemprotkan atau dipercikkan merata hingga lembab )
6. Aduk merata
7. Ratakan kurang lebih 20 cm
8. Tutup dengan terpal atau plastik tebal
9. Pasang termometer
10. Setelah suhu mencapai 48 derjat C terpal atau plastik penutup dibuka
11. Aduk lagi seperti mengaduk semen yang dibawah balikan keatas
12. Tutup lagi dengan terpal atau plastik tebal
13.Pasang thermometer
14. Setelah suhu mencapai 48 derjat C terpal atau plastik penutup dibuka
15. Diaduk lagi seperti mengaduk semen
16.Ratakan menjadi kurang lebih 10 cm, tidak perlu lagi ditutup
17. Pasang thermometer
18. Setelah suhu mencapai 48 derjat C diaduk lagi
19. Seterusnya setiap suhu mencapai 48 derjat C diaduk lagi, sampai 50 jam dihitung sejak pemberian Bakteri NT. 45
20.Setelah cukup 50 jam didinginkan atau dibiarkan  jangan ditumpuk selama 8 jam
21. Setelah didinginkan 8 jam, masukkan kedalam karung dan jangan ditutup atau diikat
22. Simpan ditempat yang kering

Bioteknologi NT. 45 mempunyai kemampuan kerja yang sangat luar biasa untuk memperbaiki struktur tanah yang sudah rusak yaitu :

1. Penguraian nutrisi yang sangat sempurna dari molekul-molekul bahaya organik (mengembalikan unsur hara tanah)
2. Dapat melakukan penguraian kimia seperti racun /gas berbahaya
3. Sanggup menfermentasikan bahan organik dalam waktu singkat
4. Mempunyai kemampuan masuk kedalam tanah yang dalam dan menguraikan kontaminasi logam tanah termasuk jenis tanah pendzolit merah kuning
   (PMK)
5. Dapat melepaskan berbagai macam mineral dari butiran / molekul tanah
6. Sangat cepat dan efektif tanpa campuran/ starter kimia
7. Dapat mengolah antihama pengganti pestisida
8. Mampu mengolah dan mereklamasi tanah yang telah rusak oleh bahan kimia dalam waktu singkat
9. Meningkatkan daya tahan tanaman
10. Mempercepat pertumbuhan dan peningkatan kualitas buah

Semoga Bermanfaat Sobat

Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda ,Mau ?  KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...
Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda ,Mau ?  KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...

Jumat, 08 September 2017

Pupuk Dan Pestisida Organik Dari Cangkang Telur

Tahu ngak Ayah bunda ! Pupuk Dan Pestisida Organik Dari Cangkang Telur ^_^
Pupuk Dan Pestisida Organik Dari Cangkang Telur
Pupuk Dan Pestisida Organik Dari Cangkang Telur
 
Cangkang telur adalah salah satu limbah rumah tangga. Banyak dari kita yang tidak tahu cara memanfaatkan limbah cangkang telur tersebut. Seringkali kita membuangnya begitu saja. padahal cangkang telur sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik yang baik untuk tanaman sayur dan buah. Selain itu, Cangkang telur juga bisa dimanfaatkan untuk membuat pestisida alami. Nah.. mulai sekarang untuk para ibu dirumah, jika anda memiliki cangkang telur sebaiknya jangan dibuang. Kumpulkan saja dan manfaatkan untuk membuat pupuk dan pestisida alami.
Cangkang atau kulit telur kaya akan kalsium yang baik untuk kesuburan tanaman. Cangkang/kulit telur tersebut dapat hancur dengan sendirinya dan menyebar di tanah sehingga menjadi pupuk yang mengandung kalsium tinggi yang dibutuhkan oleh tanaman. Cangkang telur juga mengandung berbagai macam jenis mineral. Anda bisa menggunakan cangkang telur untuk menyuburkan tanah.
Untuk membuat pupuk organik Caranya adalah sebagai berikut:
  1. Hancurkan cangkang sampai menjadi beberapa potongan kecil hingga menjadi lembut atau serbuk, lalu taburkan di area yang akan di tanami.
  2. Masukkan cangkang telur ke dalam pot-pot kemudian tutupi dengan tanah. Tanaman seperti buah, sayuran atau bunga bisa menjadi sangat subur.
Untuk membuat Pestisida organic caranya adalah sebagai berikut:
Penggunaan pestisida dikalangan petani sayur dan buah saat ini sudah sangat menghawatirkan. Sebelum mengkonsumsi sayur dan buah sebaiknya kita mencucinya dengan bersih. Penggunaan pestisida organik jauh lebih baik daripada yang non alami/kimia. Maka sebaiknya gunakan hanya pestisida alami saja untuk mengusir tanaman sayur dan buah yang anda tanam di pekarangan rumsh. Sahabat.. tahukah anda ternyata kulit telur bermanfaat juga untuk mengusir hama seperti siput, lalat dan hama ulat. Caranya: taburkan serbuk cangkang telur ketanaman sayur dan buah anda dibagian akar atau daun. Maka hama akan menjauh dari tanaman anda. Menaburkan serbuk cangkang telur harus teratur 2 kali sminggu. Agar mendapatkan hasil yang maksimal.
 
Wow ! Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda , KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...
Wow ! Diskon Besar Lazada Lewat Handphone Anda , KLIK GAMBAR DAN INSTALL SEKARANG ...
 

Kamis, 23 Februari 2017

Matematika pupuk dan pemupukan

Matematika sebagai ilmu yang mempelajari bilangan dengan berbagai konsep menawarkan logika berpikir dalam mempelajarinya. Matematika bukanlah sekadar menghafal, mempelajari matematika membutuhkan nalar, logika, dan ketekunan.

Matematika merupakan salah satu ilmu yang sangat berguna dan banyak memberikan sumbangan bagi ilmu-ilmu lainnya. Hampir setiap ilmu yang ada memiliki relasi dengan matematika, contohnya pada ilmu kimia yang memiliki relasi dengan matematika dalam penghitungan pH suatu zat dengan logaritma, begitu pula dengan ilmu biologi yang membutuhkan bantuan matematika dalam menyatakan hubungan antara frekuensi genotipe dan frekuensi alel, kemudian dalam fisika yang membutuhkan bantuan matematika melalui vektor, dan ilmu-ilmu lainnya.

Bagi pelajar atau orang yang tidak menyukai matematika, matematika akan terlihat rumit, akan tetapi jika kita melihat prospek pekerjaan yang paling menjanjikan sepuluh tahun ke depan, maka kita akan menemukan pekerjaan yang membutuhkan matematika. Berdasarkan hasil riset University of California tahun 2013, pekerjaan yang paling menjanjikan di masa depan adalah pengembang aplikasi perangkat lunak, analis pasar, biomedical engineer,  akuntan atau auditor, administrator sistem komputer dan jaringan, petroleum geologist, dan lainnya. Berdasarkan hasil riset tersebut, dapat disimpulkan bahwa matematika memegang peranan besar bagi kemajuan teknologi di masa depan.

Tanpa kita sadari, matematika terlibat dalam kehidupan kita. Hampir di setiap aspek kehidupan, ilmu matematika digunakan, misalnya pada menghitung takaran obat, penghitungan suhu, pembuatan program komputer, pencampuran zat kimia, perdagangan, dan lain-lain. Semua profesi terkait dengan matematika. Adapun sifat dari ilmu matematika adalah fleksibel dan dinamis, sehingga selalu dapat mengimbangi perkembangan jaman. Terutama di jaman yang serba canggih ini, komputer menjadikan matematika sebagai ilmu yang membantu pemrograman menjadi efektif dan efisien.

Kita tidak dapat menjalani keseharian kita dengan lepas dari hal-hal yang berhubungan dengan matematika. Di jalan, kita akan menemukan gedung bertingkat, trotoar, jalan yang di aspal, lampu merah yang semuanya dibentuk melalui ilmu matematika, ketika kita akan berbelanja kita pun akan bertemu dengan matematika, membayar listrik pun kita akan menemui matematika.

Matematika memiliki sejumlah manfaat, yaitu dapat menjadi pemecahan dari berbagai masalah atau solusi dalam berbagai bidang kehidupan, matematika menjadi dasar pokok atau kunci gerbang untuk mempelajari ilmu lainnya, seperti fisika, biologi, kimia, akuntansi, ekonomi, dan sebagainya, belajar matematika pun dapat melatih kita untuk berpikir kritis, lebih teliti, tidak ceroboh, serta melatih nalar dan logika manusia melalui berpikir secara sistematis dan terstruktur dari permasalahan yang dihadapi. Melalui matematika, kita akan selalu dihadapkan pada pemecahan masalah, hubungan sebab akibat, pertanyaan dan jawaban yang logis, ilmiah, berpikir kreatif, dan masuk akal.

Dengan manfaat besar yang diberikan matematika dalam berbagai bidang kehidupan, maka dapat dikatakan, matematika adalah ilmu yang diterapkan di segala bidang. Hal ini dibuktikan dari keterlibatan matematika dalam berbagai disiplin ilmu, mulai dari matematika, fisika, kimia, dunia perbankan, teknik, kedokteran, psikologi, bahkan dalam dunia pertanian.

Dunia pertanian atau agrikultur merupakan terapan dari ilmu hayati yang mendayagunakan ilmu biologi dan matematika. Dunia pertanian mencakup pengetahuan tentang budidaya tanaman dan hewan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kesejahteraan manusia.

Dalam mengembangkan dunia pertanian, kita mengenal beberapa program untuk meningkatkan hasil pertanian, salah satunya adalah intensifikasi pertanian. Intensifikasi pertanian adalah cara untuk meningkatkan hasil pertanian melalui pengolahan lahan pertanian dengan cara pengolahan tanah yang baik, pengairan yang teratur, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pemberantasan hama, dan pemberantasan penyakit tanaman. Program intensifikasi pertanian juga dikenal sebagai panca usaha tani.


Pupuk Para Petani Indonesia, Cek Selengkapnya 

>>>KLIK DISINI<<<


Kita dapat melakukan salah satu cara intensifikasi pertanian dalam mengatasi masalah unsur hara yang tidak seimbang, yaitu dengan pemberian pupuk pada tanaman. Seperti manusia, tanaman membutuhkan zat makanan, dalam hal ini adalah unsur hara yang seimbang. Kesuburan tanah ditentukan dari kemampuan tanaman untuk menyediakan unsur hara yang cukup dan seimbang. Jika unsur hara tidak seimbang, maka tanaman tidak dapat tumbuh optimal. Unsur utama tersebut adalah C, H, O, N, P, S, K, Ca, Mg, Fe, Mn, Cu, B, Zn, Mo, dan Cl. Unsur N, S, P, K, Ca merupakan unsur makro, artinya unsur tersebut dibutuhkan dalam jumlah banyak. Kemudian, tanaman akan mendapatkan unsur C, H, O dari udara dan air, sedangkan unsur lainnya merupakan unsur mikro, yang artinya dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Pupuk akan berperan bagi kesuburan tanaman karena akan menambah nutrisi atau unsur hara yang diperlukan. Pupuk sebagai unsur hara buatan akan mengatasi kekurangan nutrisi, seperti fosfor, nitrogen, dan kalium.

Terdapat dua jenis pupuk, yaitu pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari sisa-sisa makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tumbuhan, hewan, dan manusia, sedangkan pupuk kimia atau pupuk anorganik merupakan pupuk yang tersusundari zat kimia. Pupuk kimia dibagi menjadi pupuk tunggal dan majemuk. Pupuk tunggal adalah pupuk yang memiliki satu unsur hara, sedangkan pupuk majemuk adalah pupuk yang memiliki lebih dari satu unsur hara, misalnya N, P, K, atau N dan P, atau P dan K, dan sebagainya. Pupuk majemuk atau biasa disebut pupuk daun dinyatakan dalam grade, misalnya 10-20-10, 30-10-20 atau grade seimbang 20-20-20. Angka pertama menunjukkan persentase N (Nitrogen), angka kedua menunjukkan persentase P (Fosfor), dan angka terakhir menunjukkan persentase K (Kalium).

Dalam membudidayakan tanaman, biasanya kita akan memilih pupuk kimia karena hasil yang lebih cepat terlihat, misalnya lebih cepat berbuah, selain itu pemupukan lebih tepat sasaran karena dapat dikonsentrasikan dengan jenis unsur tertentu.

Masalah yang sering timbul dalam menggunakan pupuk kimia adalah saat kita menggunakan pupuk kimia secara berlebihan. Pupuk kimia yang berlebihan bukan berarti tanaman tersebut akan mendapat nutrisi yang banyak. Ketika pupuk kimia diberikan dalam jumlah yang tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan maka akan terjadi peningkatan keasaman tanah sehingga mengikat senyawa nutrisi mikro dan akhirnya nutrisi mikro tidak tersedia bagi tumbuhan untuk diserap. Tanaman tersebut akan mengalami fertilizer burn, yaitu mengeringnya daun hingga menyebabkan kematian tanaman karena pupuk yang diberikan terlalu berlebihan.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, kita dapat menyelesaikannya dengan persoalan matematika. Agar pupuk kimia yang diberikan dosisnya tidak berlebihan, maka kita harus menghitung dosis yang tepat dengan matematika. Untuk memudahkan penghitungan, kita harus mengetahui bahwa urea mengandung 45% N, pupuk SP-36 mengandung 36% P2O5, dan KCl mengandung 60% K2O. Kemudian yang harus kita lakukan adalah mengetahui dosis formula takaran pupuk untuk tanaman. Setiap tanaman memiliki dosis yang berbeda-beda, tergantung dengan lingkungan dan ketersedian hara dalam tanah.

Misalnya, apabila diketahui dosis formula takaran pupuk untuk tanaman padi adalah 135 kg N, 36 kg P2O5 dan 20 kg K2O, semuanya adalah dosis dalam hektar. Maka pupuk tunggal yang dibutuhkan :








Bagaimana jika kita ingin mengetahui kebutuhan pupuk per pot saja? Misalnya kita memiliki pot memiliki berbentuk tabung dengan diberi 1 L tanah dan kita ingin menghitung besarnya takaran pupuk urea per pot, dengan formula 300 kg urea/hektar. Volume 1 hektar  adalah 2.000 m3.

Dengan penyelesaian tersebut, hadirnya matematika dalam memecahkan persoalan kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pemupukan tanaman, membantu kita agar memberikan pupuk dengan takaran yang tepat. Tanpa kita sadari, hal-hal seperti ini dihitung dengan cara matematika dan dengan bantuan ilmu kimia.
Kesimpulannya, matematika memberikan inovasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban manusia. Dengan mempelajari matematika, kita dapat semakin berinovasi dan mengasah kreativitas dengan matematika dalam kehidupan, tidak hanya dalam pemupukan, tetapi dalam penerapannya pada aktivitas lainnya.

Rabu, 16 November 2016

Aplikasi Pupuk ZPT Hantu pada Pepaya


Pembibitan

  • Gunakan bibit pepaya yang bermutu dan berlabel.
  • Rendam benih selama 10-15 menit dalam larutan ZPT Hantu Multiguna Exclusive dengan takaran 2 cc/liter air
  • Tiriskan dan semai dalam polybag 20 x 15 cm berisi media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah matang dengan perbandingan 2 : 1.
  • Tanam benih di kedalaman 1 cm, tutup dengan tanah.
  • Siram setiap hari, jangan terlalu basah agar tidak terjadi pembusukan. Benih akan berkecambah umumnya setelah 2 minggu.
  • Saat mencapai ketinggian 15-20 cm, pindahkan ke lahan yang sudah dipersiapkan. Waktu yang cocok adalah pada saat musim hujan

Persiapan Lahan

  • Bersihkan lahan dari gulma, olah dengan cangkul atau bajak dan gemburkan.
  • Buat bedeng selebar 200-250 cm, tinggi 20-30 cm dan jarak antar bedeng 60 cm.
  • Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedeng, dengan jarak tanam 2-2,5 m.
  • Pengapuran dan Pemupukan Dasar perlu dilakukan bila lahan bersifat asam (pH kurang dari 5), setelah pemberian pupuk kandang matang dilubang tanam, tambahkan Dolomit dan biarkan selama 1-2 minggu.

Penanaman

  • Keluarkan bibit dari polybag secara hati-hati jangan sampai merusak akarnya.
  • Masukkan ke dalam lubang tanam.

Pemeliharaan

  • Penyulaman dilakukan bila ada tanaman yang gagal/mati atau kurang sehat.
  • Penyiangan dilakukan apabila terdapat gulma di sekitar lahan
  • Pembubunan perlu dilakukan untuk menguatkan akar dan mencegah tanaman terendam jika curah hujan tinggi.

 

Pemupukan

Pohon pepaya memerlukan pupuk yang banyak, khususnya pupuk organik, yang dapat memberikan zat-zat makanan alami yang diperlukan dan dapat menjaga kelembaban tanah dan menaikkan unsur hara tanah.
Sebelum tanaman berbunga aplikasikan ZPT Hantu dengan dosis 2 cc/ltr air, lakukan pengulangan pada bulan pertama 10 hari sekali dan bulan selanjutnya 20 hari sekali.
Setelah tanaman mulai berbunga aplikasikan NPK JAGOTANI 2 cc/ltr, lakukan 20 hari sekali..
Untuk hasil yang maksimal siramkan larutan Pupuk Organik Cair Hantu (Asli Cepat Cerdas, 1 jam menghijaukan) pada tanah bagian akar.
HANTU LEBIH UNGGUL DIBANDING PUPUK LAIN KARENA :

EFISIENSI WAKTU DAN TENAGA
- Untuk tanaman berbatang lembut
2 x 24 jam sudah terlihat reaksi / perubahan pada tanaman
- Hanya dibutuhkan 1 botol saja untuk memupuk 1 hektar tanaman
berbatang lembut / 2 botol saja untuk memupuk 1 hektar tanaman
berbatang keras. Sangat Ringan !

 HASIL PANEN YANG BERKUALITAS
Hasil di lapangan telah berbicara lebih banyak, banyak para petani dan
Insinyur pertanian yang telah membuktikan keunggulannya dan tidak
sedikit dari mereka yang kagum dengan hasilnya !


ANDA DAN KELUARGA PETANI KELAPA SAWIT 

Saatnya anda buktikan .....

Apakah Anda ingin pokok sawit anda sehat, berbuah besar dan tanah subur ?
Apakah Anda Ingin menaikkan pendapatan Hasil Panen Sawit Lahan Anda/anggota koperasi/ plasma anda
Lebih Hemat pupuk makro/kimia  

Mau ??? 

kini saat nya ikuti teknologi terbaru 

Menjadi Petani Sawit Yang Sukses Makmur di negaranya 

aplikasi dan Hasilnya PUPUK HANTU LEBIH UNGGUL

aplikasi dan Hasilnya
1. Tanaman Sayur Mayur
• Sawi
Pada tanaman sawi yang menggunakan Hormon Hantu
dengan dosis 2 cc, 2x penyemprotan maka hasilnya :
- Masa panen
Sawi bisa dipanen dalam jangka waktu 25 hari, 2
minggu lebih cepat dari kondisi normal, bila dipanen
40 hari maka, bobotnya bisa mencapai 2x lebih berat
dari kondisi normal
- Bobot lebih berat,
- Daun lebih lebar
- Batangnya lebih besar
- Rasa lebih manis
- Daun akan lebih bersih dari serangan hama / jarang
terlihat bolong - bolong

• Cabai / lombok
- Bunga lebih banyak dan cepat berbuah
- Buah cabai lebih lebat dan besar
- Masa Panen lebih cepat
- Pada beberapa kasus, tanaman cabai yang sudah
tidak bisa berbuah / berbunga, setelah disemprot
Hantu bisa berbuah kembali dan lebih lebat dari
sebelumnya.

• Kacang Panjang
- Masa Panen Lebih cepat
- Panjang kacang panjang bisa mencapai > 1 mtr
- Hasil lebih Lebat, berbobot
- Daunnya lebih lebat
- Membantu meremajakan tanaman yang sudah tidak
bisa menghasilkan buah. Percobaan dilakukan di
SPMA ( sekolah pertanian Menengah Atas Rio Yanito,
Melapeh – Kutai barat )

• Kankung
- Masa panen lebih cepat
- Batang lebih besar
- Daun lebih panjang, lebat dan hijau
- Rasa lebih enak
• Buncis
- Buncis lebih padat dan berisi
- Panen bisa lebih cepat
- Buncis lebih panjang dari ukuran normal
- Rasa lebih enak

2. Tanaman Buah Batang Keras
• Lengkeng
- Pertumbuhan cabang lebih banyak
- Buah lebih besar dan tebal
• Mangga
- Bunga akan lebih lebat
- Buah lebih manis dan besar

3. Tanaman Palawija
• Padi
- Masa Panen 2.5 bln / 45 Hari
- 1 hektar membutuhkan 2 botol Pupuk Hormon Hantu
- Gabah lebih panjang, padat, berat, berbuah lebih
banyak dan berisi / jarang kosong
- Padi lebih panjang dan bersih
- Rasa lebih enak dari padai biasa.
- Hasil panen 1 hektar padi bisa mencapai 8 ton
- Hindari penyemprotan pada saat padi sedang
berbunga, tunggu sampai bunga/bulu putih padi
berubah jadi buah


4. Tanaman Perkebunan
• Karet
Masa panen
Bila sejak pembibitan sudah menggunakan Pupuk Hormon Hantu maka,
pada umur +/- 4 thn sudah bisa menghasilkan getah karet.
- 1 hektar pohon karet rata – rata menggunakan 2 – 3 botol
Hormon Hantu

Hasil
Batang lebih besar dan Getah yang keluar lebih deras dan lebih kental (
kandungan air berkurang )
- Hasil toresan / goresan lebih cepat tertutup

• Kelapa Sawit
Masa panen
Bila sejak pembibitan sudah menggunakan Pupuk Hormon Hantu maka,
pada umur +/- 4 thn sudah bisa menghasilkan buah pasir,

Hasilnya
- Buah akan lebih padat, berbobot dan lebat
- Batang lebih besar dan daunnya akan lebih lebat

Cara penyemprotan
- Semprotkan pada seluruh bagian tanaman dan tanah sekitar pohon.
Utamakan pada pelepah / tempat berbuahnya kelapa sawit untuk
merangsang pertumbuhan buah yang lebih lebat.
- 1 Hektar Perkebunan kelapa sawit membutuhkan 2 – 3 botol Pupuk
Hormon Hantu
- Hantu dapat membantu pohon kelapa sawit yang sudah lama tidak
berbuah untuk dapat berbuah lagi.
- Di sumatera Utara, Hantu telah digunakan > 25.000 btl

• Kakao
- Masa panen lebih cepat
- Hasil
Bunga lebih banyak, buah dan daun lebih lebat dan tidak mudah
rontok, tanaman lebih kuat terhadap serangan hama. Hal ini sudah
terbukti di sulawesi.

5. Tanaman Hias
- Daun lebih hijau terang, tebal, lebat, dan cepat tumbuh anakan baru
- Bunga nya lebih segar, besar, tebal
- Batang lebih kokoh dan cabang batang bisa lebih banyak.
- Membantu meremajakan tanaman terutama yang hampir mati


Untuk kemasan lain 1liter Rp. 150.000

KESIMPULAN

HANTU LEBIH UNGGUL DIBANDING PUPUK LAIN KARENA :

EFISIENSI WAKTU DAN TENAGA
- Untuk tanaman berbatang lembut
2 x 24 jam sudah terlihat reaksi / perubahan pada tanaman
- Hanya dibutuhkan 1 botol saja untuk memupuk 1 hektar tanaman
berbatang lembut / 2 botol saja untuk memupuk 1 hektar tanaman
berbatang keras. Sangat Ringan !

 HASIL PANEN YANG BERKUALITAS
Hasil di lapangan telah berbicara lebih banyak, banyak para petani dan
Insinyur pertanian yang telah membuktikan keunggulannya dan tidak
sedikit dari mereka yang kagum dengan hasilnya !


Sekarang Jadilah Petani yang sukses Selanjutnya ... Dengan Miliki Pupuk Yang Tepat

Apakah ingin tanaman hias anda sehat dan segar ?
Apakah ingin tanaman kebun anda semakin wow hasil panennya ?
Apakah ternak anda ingin besar, sehat dan banyak anakan ?
Apakah tambak ikan anda ingin dapatkan memuaskan hasilnya ?
Apakah Anda ingin pokok sawit anda sehat, berbuah besar dan panen dimusim apapun ?
Apakah Anda Ingin menaikkan pendapatan Hasil Panen Sawit Lahan Anda/anggota koperasi/ plasma anda ? 
Lebih Hemat pupuk makro/kimia  

Pasti Jawaban anda ingin .. Ya ... 

kini saat nya ikuti teknologi terbaru dipakai ribuan petani Indonesia

Bayangkan Anda Menjadi Petani Yang Sukses Makmur di negaranya 

Kelebihan PUPUK ZPT Hantu Multiguna Exclusive

Sekarang Jadilah Petani yang sukses Selanjutnya ... Dengan Miliki Pupuk Yang Tepat

Apakah ingin tanaman hias anda sehat dan segar ?
Apakah ingin tanaman kebun anda semakin wow hasil panennya ?
Apakah ternak anda ingin besar, sehat dan banyak anakan ?
Apakah tambak ikan anda ingin dapatkan memuaskan hasilnya ?
Apakah Anda ingin pokok sawit anda sehat, berbuah besar dan panen dimusim apapun ?
Apakah Anda Ingin menaikkan pendapatan Hasil Panen Sawit Lahan Anda/anggota koperasi/ plasma anda ? 
Lebih Hemat pupuk makro/kimia  

Pasti Jawaban anda ingin .. Ya ... 

kini saat nya ikuti teknologi terbaru dipakai ribuan petani Indonesia

Bayangkan Anda Menjadi Petani Yang Sukses Makmur di negaranya 

Minggu, 13 Maret 2016

Pupuk Organik, Pupuk kimia,dan Pupuk hayati

APa-cara-bua-Pupuk Organik, Pupuk kimia,dan Pupuk hayati
Pupuk Organik, Pupuk kimia,dan Pupuk hayati

 PUPUK ORGANIK
Pupuk organik seperti namanya pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik atau alami. Bahan-bahan yang termasuk pupuk organik antara lain adalah pupuk kandang, kompos, kascing, gambut, rumput laut dan guano. Berdasarkan bentuknya pupuk organik dapat dikelompokkan menjadi pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Beberapa orang juga mengkelompokkan pupuk-pupuk yang ditambang seperti dolomit, fosfat alam, kiserit, dan juga abu (yang kaya K) ke dalam golongan pupuk organik. Beberapa pupuk organik yang diolah dipabrik misalnya adalah tepung darah, tepung tulang, dan tepung ikan. Pupuk organik cair antara lain adalah compost tea, ekstrak tumbuh-tumbuhan, cairan fermentasi limbah cair peternakan, fermentasi tumbuhan-tumbuhan, dan lain-lain.
Pupuk organik memiliki kandungan hara yang lengkap. Bahkan di dalam pupuk organik juga terdapat senyawa-senyawa organik lain yang bermanfaat bagi tanaman, seperti asam humik, asam fulvat, dan senyawa-senyawa organik lain. Namun, kandungan hara tersebut rendah. Berdasarkan pengalaman saya, tidak ada pupuk organik yang memiliki kandungan hara tinggi atau menyamai pupuk kimia.
Orang sering kali menghitung kebutuhan pupuk organik berdasarkan kandungan haranya saja. Kandungan hara pupuk organik disetarakan dengan kandungan hara dari pupuk kimia yang biasa digunakan. Akibatnya kebutuhan pupuk organik jadi berlipat-lipat dibandingkan dengan dosis pupuk kimia. Sebagai contoh kompos dengan kandungan sebagai berikut: 2.79 % N, 0.52 % P2O5, 2.29 % K2O. Maka dalam 1000 kg (1 ton) kompos akan setara dengan 62 kg Urea, 14.44 kg SP 36, dan 38.17 kg MOP. Cara menghitungnya sebagai berikut:

Hara N =
(%N Kompos x 1000 kg)/%N Urea = (2.79% x 1000 kg)/45% = 62 kg


Hara P=
(%P2O5 kompos x 1000 kg)/%P2O5 SP-36 = (0.52% x 1000 kg)/36% = 14.44 kg


Hara K=
(%K2O kompos x 1000 kg)/%K2O MPO = (2.29% x 1000 kg)/60% = 38.17 kg


Misalkan padi biasanya diberi pupuk kimia dengan dosis 200 kg Urea,100 kg SP-36, dan 150kg MOP/KCl. Agar haranya sama maka kompos yang diperlukan kurang lebih sebanyak 7 ton. Dosis yang besar ini akan berimplikasi langsung terhadap biaya pemupukan. Jika dihitung biaya pemupukan dengan pupuk organik/kompos jauh lebih besar daripada biaya pemupukan dengan pupuk kimia. Belum lagi biaya untuk aplikasi kompos tersebut. Perbandingan biayanya sebagai berikut:
Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa pupuk organik/kompos tidak bisa dihitung berdasarkan unsur haranya saja. Kalau Anda tidak percaya Anda bisa melakukan percobaan sederhana untuk membandingkan kedua pupuk ini. Ambil tanah, sebaiknya gunakan tanah-tanah marjinal. Masukkan ke dalam dua polybag yang ukuran dan isinya sama. Satu polybag diberi kompos dengan dosis 0.5 รข€“ 1 kg. Polybag yang lain diberi pupuk kima beberapa sendok. Ya… kira-kira kandungan haranya sebanding. Trus tanam sembarang tanaman, bisa biji cabe, tomat, cay sim, mentimum, atau tanaman-tanaman lainnya. Letakkan di tempat yang sama. Beri perlakuan penyiraman, penyiangan, dan perlakuan lainnya yang sama. Tunggu beberapa lama hingga tanaman tumbuh besar dan menghasilkan. Coba bandingkan, tanaman mana yang lebih bagus hasilnya?

Uji pupuk
Cara sederhana menguji pupuk kimia, pupuk organik, dan pupuk hayati.
(A) kontrol, tanpa pemupukan sama sekali. Tanaman terlihat sangat merana.
(B) Diberi pupuk kimia, tanaman tetap merana meskipun tumbuh lebih baik.
(C) Diberi kompos/pupuk organik. Hasilnya jauh lebih baik.
(D) Diberi pupuk organik/kompos dan biofertilizer. Tumbuhnya paling baik.
Saya hampir yakin 90% kalau tanaman yang diberi kompos akan tumbuh lebih baik daripada tanaman yang diberi pupuk kimia, meskipun kandungan haranya sebanding.

Pertanyaannya adalah MENGAPA BISA DEMIKIAN????
Orang sering lupa bahwa selain kandungan hara, pupuk organik juga mengandung senyawa-senyawa organik lain. Meskipun kandungan haranya rendah tetapi kandungan senyawa-senyawa organik di dalam kompos ini memiliki peranan yang lebih penting dari pada peranan hara saja. Misalnya, asam humik dan asam fulvat. Kedua asam ini memiliki peranan seperti hormon yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Kompos diketahui dapat meningkatkan nilai KTK (kapasitas tukar kation) tanah. Artinya tanaman akan lebih mudah menyerap unsur hara. Tanah yang diberi kompos juga menjadi lebih gembur dan aerasi tanah menjadi lebih baik. Tanah yang diberi kompos lebih banyak menyimpan air dan tidak mudah kering. Jika diamati lebih jauh, aktivitas mikroba pada tanah yang diberi kompos akan lebih tinggi daripada tanah yang tidak diberi kompos. Mikroba-mikroba ini memiliki peranan dalam penyerapan unsur hara oleh tanaman. Singkat cerita, kompos dapat memperbaiki sifat kimia, sifat fisik, dan sifat biologi tanah.

Lalu bagaimana menghitung kebutuhan pupuk organik/kompos?

#Sponsore 
Peluang Usaha ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ Disini AJa !!! menuju 10 juta pebisnis Sukses Seperti Anda ? Mau ?
http://uymnetwork.com/leader

http://uymnetwork.com/leader

                                                  Mau ?
http://uymnetwork.com/leader
 Ya ... Daftar dan Miliki Bonus Hari Ini, Total Senilai 5 jt  :

>> Bonus Website Website Replika Senilai 2 jt , Anda hanya share link web anda di sosial media anda
>> Ilmu Ilmu Online Marketing untuk kesuksesan bisnis anda
>> Grup Support Facebook saling share membantu bisnis anda

http://uymnetwork.com/leader


Kandungan pupuk organik sangat beragam. Karakteristiknya pun bermacam-macam. Sama-sama pupuk kandang, pupuk kandang di P Jawa bisa saja sangat berbeda dengan pupuk kandang di P Sulawesi. Belum lagi hubungannya dengan jenis tanah, iklim, kondisi lingkungan, cara budidaya dan komoditas tanaman yang berbeda-beda. Umumnya dosis pupuk organik/kompos ditentukan secara empirik. Ini adalah hasil penelitian dan ujicoba. Mungkin juga pengalaman lapang petani selama bertahun-tahun.

Dalam kondisi tertentu, pupuk organik/kompos dapat diberikan tanpa menambahkan pupuk kimia sama sekali. Cara ini dipraktekkan dalam budidaya pertanian organik. Yang lebih sering dilakukan adalah mengkombinasikan antara pupuk organik dengan pupuk kimia. Sebagian kebutuhan hara tanaman disubstitusi antara pupuk kimia dan pupuk organik. Caranya dengan menghitung berapa kombinasi yang paling ekonomis, baik dilihat dari sisi biaya maupun hasilnya. Patokan yang sering dipakai adalah 50% dosis pupuk kimia diganti dengan sejumlah pupuk organik. Dosisnya bisa 1 - 2 kg atau bahkan hingga 30 kg/pokok.
Untuk mendapatkan dosis yang paling tepat dilakukan dengan ujicoba di rumah kaca dan di lapang dalam skala yang cukup luas.

<U>PUPUK KIMIA
Seperti namanya pupuk kimia adalah pupuk yang dibuat secara kimia atau juga sering disebut dengan pupuk buatan. Pupuk kimia bisa dibedakan menjadi pupuk kimia tunggal dan pupuk kimia majemuk. Pupuk kimia tunggal hanya memiliki satu macam hara, sedangkan pupuk kimia majemuk memiliki kandungan hara lengkap. Pupuk kimia yang sering digunakan antara lain Urea dan ZA untuk hara N; pupuk TSP, DSP, dan SP-26 untuk hara P, Kcl atau MOP untuk hara K. Sedangkan pupuk majemuk biasanya dibuat dengan mencampurkan pupuk-pupuk tunggal. Komposisi haranya bermacam-macam, tergantung produsen dan komoditasnya.

<U>PUPUK HAYATI
Nama keren pupuk hayati adalah biofertilizer. Ada yang juga menyebutnya pupuk bio. Apapun namanya pupuk hayati bisa diartikan sebagai pupuk yang hidup. Sebenarnya nama pupuk kurang cocok, karena pupuk hayati tidak mengandung hara. Pupuk hayati tidak mengandung N, P, dan K. Kandungan pupuk hayati adalah mikrooganisme yang memiliki peranan positif bagi tanaman. Kelompok mikroba yang sering digunakan adalah mikroba-mikroba yang menambat N dari udara, mikroba yang malarutkan hara (terutama P dan K), mikroba-mikroba yang merangsang pertumbuhan tanaman.

Kelompok mikroba penambat N sudah dikenal dan digunakan sejak lama. Mikroba penambat N ada yang bersimbiosis dengan tanaman dan ada juga yang bebas (tidak bersimbiosis). Contoh mikroba yang bersimbiosis dengan tanaman antara lain adalah Rhizobium sp Sedangkan contoh mikroba penambat N yang tidak bersimbiosis adalah Azosprillium sp dan Azotobacter sp.

Mikroba pelarut P dilaporkan oleh orang Rusia bernama Pikovskaya pada tahun 1948 yaitu Bacillus megatherium var. phosphaticum, dan mulai digunakan sebagai inokulum pertanian sejak tahun 1950-an Beberapa mikroba yang diketahui dapat melarutkan P dari sumber-sumber yang sukar larut ditemukan baik dari kelompok kapang/fungi seperti Penicillium sp dan Aspergillus sp, atau dari kelompok bakteri seperti Bacillus sp dan Pseudomonas sp.

Mikroba lain yang juga sering digunakan adalah Mikoriza, yang terdiri dari dua kelompok utama yaitu: endomikoriza dan ektomikoriza. Mikoriza bersimbiosis dengan tanaman. Secara mudahnya endomikoriza berarti mikoriza yang ada di dalam dan ektomikoriza adalah mikoriza yang ada di luar. Endomikoriza atau VAM umumnya adalah fungi tingkat rendah sedangkan ektomikoriza adalah jamur tingkat tinggi. Mikroriza memiliki peranan yang cukup komplek. Dia tidak hanya berperan membantu penyerapan hara P, tetapi juga melindungi tanaman dari serangan penyakit dan memberikan nutrisi lain bagi tanaman.

Mikroba yang juga sering digunakan sebagai biofertilizer adalah mikroba perangsang pertumbuhan tanaman. Mikroba dari kelompok bakteri sering disebut dengan Plant Growt Promoting Rhizobacteria (PGPR), namun sekarang juga diketahui bahwa ada juga fungi yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Bakteri yang diketahui dapat merangsang pertumbuhan tanaman antara lain adalah Pseudomonas sp, Azosprillium sp, Sedangkan fungi yang sudah diketahui adalah Trichoderma sp.

Trend Saat Ini

Pupuk hayati, pupuk organik, dan pupuk kimia adalah jenis pupuk yang tegas perbedaanya. Namun saat ini ada kecenderungan untuk mengkombinasikan jenis-jenis pupuk tersebut. Misalnya ada produk pupuk yang menyebut dirinya pupuk NPK organik. Pupuk ini merupakan pupuk kimia yang dikombinasikan dengan pupuk organik. Ada juga yang menyebut sebagai pupuk bioorganik. Maksudnya adalah kombinasi antara pupuk organik dengan pupuk bio (hayati). Namun masih sedikit atau bahkan tidak ada yang mengkombinasikan pupuk NPK dengan pupuk hayati. Karena umumnya mikroba tidak tahan jika disatukan dengan pupuk kimia dalam konsentrasi tinggi.

Begitu banyak sekali produk-produk pupuk dipasaran. Terserah Anda akan memilih yang mana.Disarankan Anda memilik pupuk hayati atau pupuk organik jika memungkinkan. Karena kedua pupuk ini sejauh ini lebih ramah lingkungan.


=========================================================================
PEMESANAN PUPUK HANTU MULTIGUNA
Format Pemesanan
Nama _____Alamat Lengkap_Kodepos _____NO handphone

whatsapp 0856 5443 9525
BBM 7F9E513C

=========================================================================
Dinas Perikanan Jabar secara bertahap terus mengembangkan budidaya lele dumbo jenis Sangkuriang. Bantuan bibit Lele Sangkuriang diberikan kepada kelompok tani, dengan target memberdayakan ekonomi masyarakat. Seperti terlihat di gambar, budidaya lele oleh Kelompok Tani-Tambak Lele Mitra Lestari di Kampung Karangsinom, Desa Karanganyar, Kec.Kandanghaur, Kab Indramayu. Dengan 20 petak kolam sekitar (memanfaatkan lahan tidur tanah Pertamina), bisa dipanen 6 ton/minggu. Dalam sebulan petani bisa untung Rp 24 juta. Para petani menjual sekitar Rp 2.500/kilogram ke pedagang yang datang langsung dari Jakarta. Sementara di pasar Jakarta, Lele Sangkuriang dijual sekitar Rp 12 ribu/kg. Jika difasilitasi koperasi, keuntungan petani bisa lebih besar karena bisa memutus rantai distribusi/pedagang. Ayo kita manfaatkan lahan tidur dengan budidaya lele!
 



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India